BOGOR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar agenda Latihan Kader 2 (LK2) atau Intermediate Training tingkat Nasional. Bertempat di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta dari berbagai daerah pada Senin (4/5/2026).

Salah satu tahapan krusial dalam pelatihan ini adalah presentasi Social Reality Task (SRT), yang merupakan syarat mutlak kelulusan bagi setiap peserta LK2. Dalam sesi tersebut, Ade Rahman, peserta dari Komisariat Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Cabang Kota Bogor, mengajak seluruh mahasiswa untuk lebih proaktif dalam kegiatan kepemudaan dan peka terhadap dinamika sosial di lingkungan mereka.

Koordinator Master of Training (MOT) menjelaskan bahwa tugas SRT ini dirancang untuk mengukur sejauh mana daya kritis seorang kader HMI terhadap realitas di sekitarnya. Selain aspek intelektualitas, SRT juga menjadi parameter kemampuan berbicara di depan publik (public speaking) dalam menyampaikan gagasan dan solusi atas permasalahan yang ada.

Dalam pernyataan penutupnya, Ade Rahman menegaskan bahwa kader yang telah menempuh LK2 memiliki tanggung jawab besar yang tidak terbatas pada lingkup komisariat semata. Ia menekankan pentingnya pengabdian nyata kepada masyarakat luas.

"Kader LK2 tidak hanya berfokus untuk aktif di internal organisasi saja, tetapi harus mampu mengabdi kepada masyarakat sesuai dengan Tujuan HMI, yaitu terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT," pungkas Ade.