Jalan Tegar Beriman – Parung Dikerjakan. Farid : Kami Kawal Sampai Rampung

NASIONAL177 Dilihat
banner 468x60

Bojonggede – BogorBagus.Com – Sekertaris Camat (Sekcam) Kecamatan Bojonggede Bogor akan terus mengawal Proyek Pekerjaan Pembangunan Jembatan Kali Pesanggrahan di Kampung Parakanjati Rt 04/01 Desa Susukan sampai rampung. Hal ini ditegaskan oleh Farid Ma’ruf Sekcam Kecamatan Bojonggede diruang kerjanya, Kamis (01/12/2016)

Ruas jalan tembus Tegar Beriman – Parung Bogor sudah dimulai pengerjaannya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan membuat jembatan kali (sungai) Pesanggerahan “Kami akan terus mengawal Proyek Pembangunan Jembatan tersebut sampai tuntas” tegas Sekcam.

banner 336x280

Pantauan BogorBagus.Com yang beberapakali terjun pada akhir Nopember dan awal Desember 2016, terlihat bahwa pengerjaan proyek dengan nilai 9 milyar tersebut terkesan main-main. Borfile (Pengeboran tanah untuk kontruksi tiang jembatan) menggunakan mesin seadanya, pengecoran titik borfile cor manual dengan menggunakan mesin yang mengandalkan tenaga manusia dan yang lebih mengherankan, pekerjaan pondasi turap batu kali yang diabaikan pengerjaannya padahal belum tuntas. Suasana yang sunyi membuat banyak pertanyaan warga “Ini proyek memakai dana Pemerintah, qo kaya main-main saja? Gmn qualitasnya?” keluh salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya

Menurut Rendra Pelaksana pekerjaan yang ditemui BogorBagus.Com ada kendala yang dihadapi yaitu akses jalan menuju proyek yang sempit ” Susah jalan masuknya mas, lewat Desa Susukan yang masyarakatnya antusias tapi banyak kelokan. Alternatif lewat perumahan Villa Asia memakan biaya tinggi. Makanya kami pake alat seadanya, sambil menunggu alternatif dari Dinas Bina Marga Kabupaten Bogor” tuturnya

Exif_JPEG_420

Hal itu dibantah oleh Sekcam “Mereka datang menemui saya disini (Kantor Camat) minta persetujuan menggunakan alat yang sederhana. Kalau saya yang penting adalah jembatan tersebut jadi sesuai spesifikasi tekhnis” tutur Farid

Lain halnya dengan Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Yana Suryana yang menuturkan ” Belum ada perjanjian tertulis yang dibuat oleh kontraktor pelaksana terkait jalan Desa yang digunakan untuk akses masuk” tuturnya

Suryana menegaskan “Tugas kami adalah mengontrol fungsi Pemerintahan Desa dalam hal pembangunan. Warga kami apresiasi dan antusias mendukung pembangunan tersebut, tapi tolong dibuat perjanjian tertulis untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat pekerjaan tersebut” tegasnya

Hal ini yang menyebabkan PT.Bumi Riau Indah Jaya menggunakan alat sederhana “Kalau jaman perang kita pake bambu runcing, walaupun lama tapi merdeka” guyon Rendra mengumpamakan pekerjaan yang sedang dikerjakannya saat ini.

Dengan pekerjaan yang memakai peralatan sederhana akan menuai hasil yang tidak memuaskan dan qualitasnyapun diragukan.

BogorBagus.Com akan meminta keterangan pihak terkait (mly).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan