Surat Tugas dan Tempat Mengajar Tak Sesuai, Ada Apa Dengan Disdik Kab. Bogor | Portal Berita Bogor

Surat Tugas dan Tempat Mengajar Tak Sesuai, Ada Apa Dengan Disdik Kab. Bogor

 

Parung, Bogor – BogorBagus.com.
Masalah rotasi guru di tubuh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, memang masih menjadi polemik di sebagian wilayah. Seperti yang terjadi di Kecamatan Parung, ada guru yang Surat Tugasnya berada di sekolah A, namun selama ini yang bersangkutan mengajar di sekolah B. Gajinya pun masih dikeluarkan dari sekolah A.

Misalnya saja Zainuddin, ia adalah guru aktif yang sampai saat ini mengajar di SDN Waru 01 Desa Waru. Namun, berdasarkan informasi, surat tugas yang dimiliki Zainuddin seharusnya mengajar di SDN Bojongsempu 01.

Hal itu diakui oleh Kepala Sekolah SDN Bojongsempu 01 Maman Firmansyah, saat dikonfirmasi awak media. Ia mengakui jika SK milik guru bernama Zaenudin ada di sekolah yang ia pimpin.

“Ya, betul. SK tugas dia memang ada di saya. Tapi dia tidak mengajar di sini. Dia Cuma mengajar di SDN Waru 01. Itu baru dua tahun berjalan sampai sekarang,” terang Maman, saat dikonfirmasi awak media kemarin.

“Pak Zainudin memang sudah mengajar di SDN Waru 01. Alasannya saya tidak paham. Dari awal saya sebagai Kepsek yang saya tahu dia sudah mengajar di sana,” tambahnya.

Sementara, Zaenudin sendiri saat dikonfirmasi, tak menampik jika terjadi perbedaan antara tempat ia mengajar dengan surat tugas yang ia terima. Bahkan slip gaji yang ia terima sebagai guru sampai sekarang masih di SDN Bojongsempu 01. Seharusnya, dia memang mengajar di SDN Bojongsempu 01. Namun, ia berkilah jika ada beberapa hal yang membuat ia harus mengajar di SDN Waru 01 seperti sekolah yang membutuhkan tenaga guru lebih.

“Tugasnya memang di Bojongsempu 01. Cuma kan kukota di SDN Waru 01 kurang guru. Akhirnya Kepsek meminta saya. Jadi bisa ditarik ke sana karena kekurangan guru. Tapi saya mengajar di sini full dari pagi sampai jam 2 siang. Di sini siswanya lumayan. Saya mengajar di kelas VI,” kata Zaenudin.

Ia menambahkan, perihal informasi dirinya mengajar ditempat lain itu sudah diketahui oleh masing-masing kepala sekolah, bahkan diketahui oleh pengawas sekolah Kecamatan. Namun, ia sendiri tak bisa memastikan apakah Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengetahui hal ini.

“Kalau saya begini, selama itu dibutuhkan saya akan bertanggungjawab. Saya juga aktif memberikan pembinaan, ikut membangun sekolah, bahkan ikut dalam berbagai kegiatan guru. Kadang saya sendiri yang bersihkan WC. Jadi saya rasa secara substansi tidak ada masalah. Yang penting saya tetap mengajar. Bahkan all out,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Umum dan Kepegawaian SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Siswanto, mengatakan jika hal tersebut tidak dibenarkan. Yang bersangkutan, kata Sis, memang pernah mengajukan agar dipindahkan ke SDN Waru 01. Namun, sampai saat ini Disdik Kab. Bogor belum mengabulkan permohonan tersebut.

“Besok saya coba akan cek lagi, suratnya sudah keluar atau belum. Harusnya memang mengajar di SDN Bojongsempu 01. Dalam aturan, sepanjang tidak ada SK dari Disdik untuk mengajar di suatu SD, hal itu memang tidak dibenarkan,” kata Sis.

Namun, ia juga mengakui jika kendala secara umum di Kab. Bogor adalah minimnya jumlah guru, sehingga hal-hal seperti ini bisa terjadi dan luput dari perhatian. Ia memastikan jika kejadian seperti ini tidak ada di tempat lain. Hanya saja, untuk Zaenudin, memang sudah mengajukan permohonan pindah tugas ke SDN Waru 01.

“Setiap PNS bertugas di tempat tugasnya sesuai surat perintah yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang. Tidak dibenarkan bila bertugas yang tidak sesuai perintah. Semua harus patuh dan taat sesuai dengan surat tugasnya. Untuk yang bersangkutan, besok kita panggil,” tegas Siswanto.

Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bogor Wasto, berharap agar kejadian ini tidak sampai terjadi di tempat lain. Ia juga berharap agar Disdik melakukan pengawasan terhadap peran guru secara umum untuk menghindari kesalahan teknis, seperti kesalahan penempatan administrasi.

“Saya setuju. Saya mendukung Disdik melakukan memanggil yang bersangkutan,” kata Wasto singkat.

[Redaksi]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan