Maulidan Isbar Masuk 5 Besar Ajang Southest Asia Start Up Summit 209 In Singapore | Portal Berita Bogor

Maulidan Isbar Masuk 5 Besar Ajang Southest Asia Start Up Summit 209 In Singapore

 

Maulidan Isbar (kedua dari kanan) bersama 5 Besar Southest Asia Start Up Summit in Singapore 2019

SINGAPURA, BogorBagus.com – Maulidan Isbar mampu mempresentasikan platformnya dengan baik dihadapan para juri di Ajang Southest Asia Start Up Summit 209 In Singapore, yang berlangsung pada Sabtu (23/11/2019) di Auditorium PMB Academy Marina Square Singapore. Bahasa Inggrisnya fasih, diksi dan pilihan narasinya pas. Ia tidak canggung berbicara dalam bahasa Inggris di depan audiens internasional.

Di acara yang dibuka oleh Dubes RI untuk Singapore, I Gede Ngurah Swajaya itu, Maulidan Isbar dan Dolanesia menjadi cassanova yang menarik banyak perhatian para juri, investor dan bahkan peserta dari negara lain. Sehingga itulah di ujung acara Maulidan dipanggil naik ke panggung bersama 4 Start Up lainnya.

Kekurangan Dolanesia karena start up nya belum operasional, masih mock up belum dieksekusi. Sementara juri menentukan para pemenang syaratnya harus start-up yang sudah running well, sudah produktif menjalankan bisnis.

Dalam one on one pitching session (tatap muka antara pemilik start up dengan calon investor), Dolanesia banyak diminati. Catatan juri bahwa start up ini selain dapat mendorong produktivitas kelompok masyarakat rural secara masif, juga memiliki prospek bisnis yang sangat kuat. Selain menarik minat banyak calon investor, juga banyak start up dari negara lain yang sudah beroprasi yang ingin bergabung.

“Job To Go adalah start up dari Thailand yang mirip Jobstreet di Indonesia. Mereka tertarik bergabung dengan Dolanesia untuk menjaring para pencari kerja dari desa,” tutur Maulidan.

“Ada lagi Good-Lugg start up dari Singapore yang sudah cukup populer, yaitu yang menyewakan koper, traveling bag dan sejenisnya untuk para pelancong. Mereka juga tertarik dengan Dolanesia karena dianggap in-line dengan pangsa pasar mereka,” kisah maulidan dengan rasa bangga.

InsyaAllah minggu depan, lanjut Maulidan, ada calon investor dari Singapore dan Malayasia akan datang menemui kami untuk menindak lanjuti kemungkinan kerjasama.

“Saya dan teman-teman di Dolanesia masih mempertimbangkan apakah akan bekerjasama dengan investor luar (asing-red) atau mencari investor lokal. Karena saya merasa yakin banyak pemilik modal lokal yang akan tertarik,” nada suaranya optimis.

“Besok kami diundang pak Mentri Wisnutama (Menparekraf-red) untuk memperkenalkan Dolanesia.” Spirit anak muda sebagai creative fighter dimiliki oleh Maulidan Isbar, waktu dan hambatan yang akan membuktikan dia sebagai petarung sejati. Semoga…!

Seperti diberitakan sebelumnya, ajang Southeast Asia Start-Up Summit in Singapore 2019 ini diikuti ribuan pendaftar dari seluruh negara Asean, dan Maulidan Isbar berhasil menjadi salah satu finalis yang harus mempresentasikan karyanya dihadapan para juri, di PSB Academy Marina Square besok siang.

Apa yang dibuat anak muda ini sehingga terpilih mewakili Indonesia? Ternyata dia berhasil membuat platform digital berbasis web and apps untuk memasarkan potensi pariwisata desa di Indonesia ke seluruh dunia.

Maulidan adalah sarjana pariwisata maka tidak mengagetkan kalau dia mengusai seluk-beluk pariwisata. Kemampuannya dalam bidang digital menjadikan ia mampu menciptakan Dolanesia, sebuah marketplace yang akan memudahkan wisatawan mancanegara berkunjung ke desa-desa wisata yang ada di Indonesia.

Maulidan adalah pengurus ASIDEWI (Assosiasi Desa Wisata Indonesia). Platform Dolanesia, sejalan dengan salah satu program Kabinet Indonesia Maju, yaitu menciptakan pariwisata berangkat dari potensi desa.

Akankah ia berhasil merebut tiket juara? Tentu saja Maulidan harus bersaing ketat dengan para finalis lainnya se-Asean.

Kita do’akan saja semoga karya kreatif anak muda ini berhasil menjadi pemenang!

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan