Korem 061/SK Peringati Hari Lahirnya Pancasila | Portal Berita Bogor

Korem 061/SK Peringati Hari Lahirnya Pancasila

Korem 061/SK Peringati Hari Lahirnya Pancasila

Kota Bogor — BogorBagus.com.

Korem 061/Suryakancana melaksanakan upacara peringatan hari lahirnya Pancasila, di Lapangan Upacara Makorem 061/Sk, Jalan Merdeka no.64 Kota Bogor, Jum’at (1/6/2018). Bertindak selaku Inspektur upacara, Danrem 061/Suryakancana, Kolonel Inf. Mohamad Hasan, SH dan sebagai Komandan Upacara Pasilat Korem 061/Sk, Mayor Inf Yuki Amanan. Dan diikuti oleh segenap jajaran anggota TNI dan PNS Korem 061/Suryakancana.

Dalam amanat tertulisnya Presiden RI, Joko Widodo yang dibacakan Danrem 061/Sk, Kolonel menyampaikan, “Bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir. Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para Founding Fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita,” ujarnya.

“Kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong,” sambung Danrem membacakan membacakan sambutan Presiden RI.

Lebih jauh menurutnya, Komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat. Berbagai upaya terus kita lakukan. Telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembina Ideologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa, lembaga baru ini ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program pembangunan. Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus bahu-membahu cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional.

“Kita Indonesia Kita Pancasila, semua anda Indonesia semua anda Pancasila, Saya Indonesia Saya Pancasila,” tutupnya. (Lekat/Penrem 061/Sk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan