Kapolsek Sukamakmur: Pentingnya Edukasi Tentang Etika Berlalu Lintas Sejak Usia Dini | Portal Berita Bogor

Kapolsek Sukamakmur: Pentingnya Edukasi Tentang Etika Berlalu Lintas Sejak Usia Dini

Kapolsek Sukamakmur: Pentingnya Edukasi Tentang Etika Berlalu Lintas Sejak Usia Dini
Kapolsek Sukamakmur: Pentingnya Edukasi Tentang Etika Berlalu Lintas Sejak Usia Dini

Sukamakmur, Bogor – BogorBagus.com.

Kapolsek Sukamakmur, Polres Bogor, Iptu Hendra Kurnia, SH memberikan Pembinaan Penyuluhan mengenai Etika Berlalu Lintas kepada sebanyak 85 peserta MPLS di SMAN 1 Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Selasa (17/7/2018) dimulai pukul 10.30 wib sampai pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Sukamakmur dalam penyampaiannya mengatakan, bahwa Edukasi mengenai etika berlalu lintas sangatlah penting diberikan kepada anak sejak dini termasuk kepada pelajar.

“Tidak hanya orang dewasa, sejak kecil anak juga harus tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berlalu lintas agar tertanam sampai ia besar nanti,” ujar Iptu Hendra Kurnia.

Karena itulah, Kami Jajaran Polsek Sukamakmur terus aktif memberikan edukasi mengenai lalu lintas kepada para pelajar diwilayah Kecamatan Sukamakmur. “Salah satunya, pada hari ini dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Sukamakmur,” imbuhnya.

Kapolsek Hendra Kurnia, SH menjelaskan, anak diberikan sejumlah pengetahuan dasar dalam mengenai “Etika Berlalu Lintas”.

“Edukasi itu termasuk dijalan raya, etika berjalan kaki, juga etika saat berkendara dengan sepeda, sepeda motor, mobil, dan angkutan umum serta pengetahuan Bahaya kepada setiap pengendara apabila melanggar peraturan berlalu lintas,” paparnya.

Penyampaian interaktif dan penayangan berupa Video Kecelakaan Lalu Lintas membuat para pelajar lebih mudah menyimak bahasan materi yang disampaikan secara audio visual.

Selama Iptu Hendra Kurnia, SH memberikan materi dalam sesi itu, para siswa MPLS dikenalkan dengan rambu-rambu yang ada di jalan, dan contoh contoh petugas Polantas memberikan cara mengatur lalu lintas.

Selain itu Kapolsek berpesan, agar para pelajar diwanti-wanti untuk tidak mengendarai sepeda motor di jalan raya sebelum memiliki surat izin mengemudi (SIM).

“Pengendara wajib punya SIM dan mampu mengemudi dengan baik. Apalagi, sekitar 50 persen kecelakaan dialami oleh anak anak usia remaja di bawah umur yang tidak memiliki SIM,” tutur Kapolsek yang mengingatkan untuk selalu berhati-hati di jalan dan tak lupa berdoa sebelum bepergian kemanapun, pungkasnya. (Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan