Ini Empat Arahan Pangkoopsau I Saat Kunjungan Kerja ke Lanud Atang Sendjaya | Portal Berita Bogor

Ini Empat Arahan Pangkoopsau I Saat Kunjungan Kerja ke Lanud Atang Sendjaya

Jakarta – BogorBagus.com.
Kunjungan kerja (Kuker) Pertama Pangkoopsau I, Marsda TNI Fadjar Prasetyo ke Lanud Atang Sendjaya, Kamis (13/12/2018), ini menjadi wadah silaturahmi ke seluruh personel. Dalam kesempatan tersebut, Pangkoopsau I menyampaikan empat arahan kepada seluruh anggota Lanud Atang Sendjaja yang bertempat di Hanggar Skadron Udara 8.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan semua personel. Saya berharap, arahan saya ini bisa menjadi pedoman untuk dilaksanakan oleh seluruh anggota,” kata Pangkoopsau I.

Adapun arahan yang pertama berkaitan dengan keselamatan terbang dan kerja (Lambangja). Menurutnya, seluruh anggota Lanud Atang Sendjaja harus menyadari bahwa, setiap pelaksanaan operasi penerbangan mengandung resiko yang tinggi.

Hal ini, lanjutnya, berpotensi terjadinya incident ataupun accident yang secara langsung dapat menurunkan kemampuan dan kesiapan operasional satuan. Untuk itu, Pangkoopsau I berharap agar para Kasatker, para atasan dan seluruh anggota, memilki kepedulian yang tinggi terhadap faktor Lambangja.

“Sekali lagi, utamakan lambangja pada setiap pelaksanaan tugas. Saya optimis, kita semua mampu maraihnya dengan membiasakan diri bertindak dan bersikap antisipatif dengan selalu peduli dan taat terhadap seluruh SOP maupun aturan yang telah ada,” ujarnya.

Lambangja, ungkap Marsda TNI Fadjar, bukanlah sesuatu yang taken for granted, melainkan perlu dibangun melalui etos kerja yang baik. Pendekatan secara teori, zero accident sesungguhnya bisa dicapai dengan catatan, apabila semua pihak ikut berkontribusi positif dan memiliki budaya safety yang tinggi.

Arahan kedua adalah tentang netralitas TNI, terutama dalam menghadapi situasi politik menjelang Pileg dan Pilpres 2019. Netralitas TNI terhadap agenda nasional tersebut sangat penting, karena suatu keharusan sekaligus menjadi elemen kunci sukses politik elektoral yang demokratis, jujur, adil, aman dan damai.

“Pesta demokrasi diiringi dengan meningkatnya suhu politik tanah air. Saya menekankan agar seluruh anggota menjaga prinsip netralitas TNI sesuai dengan yang telah digariskan komando atas,” papar Pangkoopsau I.

Sedangkan arahan ketiga adalah tentang soliditas dan sinergitas TNI-Polri. Soliditas dan sinergitas ini, harus senantiasa terjaga dalam rangka mengawal dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Adanya tuntutan dan tantangan tugas yang tidak semakin ringan, seiring dinamika perkembangan lingkungan yang sedemikian cepat, menuntut anggota TNI AU harus mampu secara cerdas menyikapinya.

“Polri merupakan mitra utama TNI dalam menangani berbagai permasalahan yang dihadapi. Masalah keamanan, penanganan konflik sosial, penanggulangan terorisme dan radikalisme, termasuk premanisme. Untuk itu, mari ciptakan rasa aman dalam masyarakat dan terus meningkatkan soliditas dan sinergitas TNI dan Polri, khususnya dalam menghadapi berbagai agenda nasional,” katanya.

Sedangkan keempat yang berkaitan dengan media sosial. Pangkoopsau I mengharapkan seluruh personel untuk bijak menggunakan media sosial.

“memanfaatkan keberadaan media sosial dengan hal-hal yang yang positif sehingga dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan,” tegas Pangkoopsau I.
(Red/Penerangan TNI AU)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan