Diskusi Publik Forum Mahasiswa Peduli Bangsa | Portal Berita Bogor

Diskusi Publik Forum Mahasiswa Peduli Bangsa

Diskusi Publik Forum Mahasiswa Peduli Bangsa

Diskusi Publik Forum Mahasiswa Peduli Bangsa

Kota Bogor – BogorBagus.com.
Kasat Intelkam, Polresta Bogor Kota Kompol Suharto hadiri Kegiatan Diskusi Publik Forum Mahasiswa Peduli Bangsa dengan Tema, “Literasi Konten Positif Santri dan Masyarakat Untuk Menangkal Provokasi dan Penyebaran Hoax” yang dilangsungkan di Yayasan Islamic Center Al-Ghazali, Jl. dr. Sumeru, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Kamis (22/3/2017) pukul 14.00 WIB.
Kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan terhadap para santri maupun Aliansi Mahasiswa di Kota Bogor, terkait dengan dampak adanya penyebaran Hoax di Media Sosial dan Black Campaign pada saat pilkada serentak 2018 mendatang.
Dengan diikuti sebanyak 40 orang dari Aliansi Mahasiswa antara lain, Santri dan Santriwati Yayasan Islamic Center Al Ghazali, Siswa/i Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah (Yayasan Islamic Center Al Ghazali.
Dihadiri para Narasumber, diantaranya : Kasat Intelkam, Polresta Bogor Kota, Kompol Suharto, Ustadz Zulkarnain dari Yayasan Islamic Center Al-Ghazali, Praktisi Hukum STIE Kesatuan, Budi Setiawan dan dari KPUD Kota Bogor, Bambang.
Kasat Intelkam, Polresta Bogor Kota dalam penyampaiannya mengemukakan, penyebaran Hoax yang terjadi dewasa ini mulai dari bulan Januari hingga Februari 2018 semakin meningkat.
“Kebohongan-kebohongan yang disampaikan ke Publik secara berulang-ulang tentunya akan membuat publik percaya bahwa kebohongan itu benar”.
Dengan keadaan demikian, Jajaran Polresta Bogor Kota terus berupaya meredam terkait Hoax yang menimbulkan keresahan di masyarakat dengan berbagai cara diantaranya, giat melakukan Patroli cyber, melaksanakan kegiatan Shalat Subuh Keliling, Anjangsana ke para Toga, Tomas di Kota Bogor untuk memberikan pemahaman sekaligus Deklarasikan Anti Hoax,” ujar Kompol Suharto.
Sementara, Ustadz Zulkarnain dari Yayasan Islamic Center Al Ghazali dalam kesempatannya juga menuturkan, bahwa ujaran kebencian dalam ajaran Agama Islam merupakan hal yang dilarang dan dibenci oleh Alloh SWT.
Untuk itu Dia berharap, “Agar para Santri dan Siswa dapat memfilter informasi di Medsos dan bisa mengshare konten-konten yang Positif yang sifatnya menambah pengetahuan,” tandasnya.
Dewasa ini sebanyak 130 juta pengguna internet di Indonesia, “Sebagian adalah kaum pemuda terutama para pelajar,” hal ini pula yang disampaikan Praktisi Hukum STIE Kesatuan Kota Bogor, Budi Setyawan.
Demikian pula halnya menurut, Ketua KPUD Kota Bogor, Bambang saat menyampaikan materinya, mengungkapkan, “Para penyebar Hoax merupakan orang yang tidak bertanggung-jawab. Mereka hanya mencari keuntungan untuk kepentingan pribadinya,” terang Dia.
“Tentunya hal tersebut, akan berdampak sangat besar bagi situasi keamanan di Kota Bogor,” imbuhnya.
Bambang juga menyampaikan, saat ini Kota Bogor sedang melaksanakan tahapan pesta demokrasi yaitu pemilihan Walikota Bogor.
“Para Santri dan Siswa yang telah berusia 17 tahun, diharapkan agar dapat berpartisipasi dalam Pilkada serentak tahun 2018,” pungkasnya. (Lekat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan