Deklarasi Anti Narkoba di Acara Peringatan HANI 2018 Kemensos RI | Portal Berita Bogor

Deklarasi Anti Narkoba di Acara Peringatan HANI 2018 Kemensos RI

Deklarasi Anti Narkoba di Acara Peringatan HANI 2018 Kemensos RI

Kabupaten Bogor–BogorBagus.com.

Dewasa ini Indonesia telah masuk pada Zona Kritis Napza (Narkotika dan Zat Adiktif) dimana setiap hari berita tentang dampak Napza telah merangsak masuk sampai ke daerah pedesaan tanpa memandang siapa yang menjadi korbannya.

“Sudah saatnya diperlukan tumbuhnya suatu gerakan masyarakat Anti Narkoba untuk bersama-sama memerangi bahaya Penyalahgunaan Napza,”

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Sosial RI, DR. Idrus Marham dalam sambutannya di Acara Peringatan HANI (Hari Anti Narkotika Internasional) tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial RI yang dipusatkan di Panti Sosial Pamardhi Putra (PSPP) Galih Pakuan, Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Rabu (1/8/2018) dimulai pukul 14.00 WIB. s/d pukul 17.00 WIB.

Idrus Marham menambahkan, disinilah fungsi Karang Taruna yang keberadaannya sudah sampai ke pelosok Desa diharapkan mampu mengambil peran yang nyata dalam permasalahan ini.

“Jangan sampai setelah deklarasi ini tidak memiliki program dan kegiatan yang nyata,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Rehabilitasi Sosial, DR. Edi Suharto dalam Laporannya menyampaikan bahwa, peringatan HANI tahun 2018 ini lebih diarahkan kepada terwujudnya gerakan generasi Muda melalui Karang Taruna sebagai upaya menangkal sedini mungkin penyebaran penyalahgunaan Napza dikalangan Generasi Muda.

“Disamping pula melakukan upaya pemulihan bagi Eks Penyalahgunaan Napza agar mereka pulih dengan rasa percaya diri dan mampu meraih masa depannya serta dapat hidup secara wajar ditengah tengah lingkungannya,” paparnya.

“Kementerian Sosial RI telah membina 164 IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) Korban Penyalahgunaan Napza di Panti Rehabilitasi Sosial Korban NAPZA dan 6 Panti milik Pemerintah yang tersebar di berbagai Provinsi di Indonesia yang bertujuan untuk memulihkan dan menghilangkan ketergantungan Korban terhadap Napza,” kata Edi Suharto dalam laporannya.

Peringatan HANI tahun 2018 yang diselenggarakan Kementerian Sosial RI dihadiri langsung Menteri Sosial RI, DR. Idrus Marham didampingi para pejabat Eselon I dan II dilingkungan Kementerian Sosial, Dirjen Rehabilitasi Sosial, Dirjen Linjamsos, Kepala Badiklat, Staf Ahli dan Staf Khusus Kemensos, BNNK Bogor, Rektor Institut Jakarta, Ketua Karang Taruna Pusat dan Muspika Ciseeng serta para pengurus IPWL.

Pada peringatan HANI kali ini, Karang Taruna seluruh Indonesia Deklarasikan Tekad Perang terhadap Narkoba dan menjadi Benteng Terdepan dalam menghadang peredaran Napza dikalangan Generasi muda.

Dari data BNNK Bogor terungkap kasus penyalahgunaan Napza mencapai 943 ribu orang yang sebagian besar Siswa sekolah alias generasi muda.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Drs. Ir. Ridwan Syamsudin, M.Si yang hadir mewakili Bupati Bogor ketika ditanyakan tentang kondisi tersebut dengan lugas mangatakan, kondisi ini sangatlah memprihatinkan apalagi korbannya kebanyakan dari kalangan generasi muda, baik itu pelajar ataupun Mahasiswa dan masyarakat umum lainnya.

“Tentunya Kami akan bersinergi dengan pemangku kepentingan lainnya yang sama-sama punya tanggung jawab terhadap peredaran dan penyalahgunaan Napza itu sendiri. Dan Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri menyatakan Perang Terhadap Narkoba,” ucapnya kepada awak media.

Kabid Resos Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Drs. Dian Mulyadiansyah, MM sedikit menambahkan apa yang disampaikan Kadinsos bahwa menurutnya di Kabupaten Bogor sendiri telah berdiri IPWL sebanyak 6 PRSKN (Panti Rehabilitasi Sosial Korban Napza) dan 1 Panti milik Pemerintah yakni Panti Sosial Pamardhi Putra Galih Pakuan ini.

“Kedepan akan terus kita upayakan bagaimana memaksimalkan peran Karang Taruna melakukan upaya Preventif maupun Pasca Rehabilitatif bagi Eks Korban Penyalahgunaan Napza,” jelas Dian. (Lekat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan