Ade Yasin Lantik 3 Pejabat Esselon II, Syarifah Sofiah Dwikorawati Dirotasi ke BPKAD | Portal Berita Bogor

Ade Yasin Lantik 3 Pejabat Esselon II, Syarifah Sofiah Dwikorawati Dirotasi ke BPKAD

 

BOGOR, BogorBagus.com – Bupati Ade Yasin melantik dua pejabat Struktural dan satu pejabat Fungsional Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, pada Jumat (28/8/202) di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong.

Ketiga pejabat yang dilantik tersebut, di antaranya DR. Ir. Hj. Syarifah Sofiah Dwikorawati sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Drs. Rustandi, M.Si sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), serta dr. Tin Suhartini sebagai dokter ahli utama pada Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor dalam amanatnya menyampaikan kepada Kepala BPKAD saat ini banyak sekali agenda yang harus segera diselesaikan berkenaan dengan perubahan anggaran tahun 2020, dan penyusunan program tahun 2021 khususnya terkait penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Saat ini kita sedang dalam tahap menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) perubahan tahun 2020, yang difokuskan pada capaian program prioritas, pelaksanaan pilkades serentak dan pemulihan ekonomi sesuai arah kebijakan Pemerintah Pusat, dengan memperhitungkan kemampuan keuangan daerah dan kearifan lokal,” ucap Ade Yasin.

Selain itu, Politisi PPP ini juga mengatakan, penyusunan KUA-PPAS tahun 2021 dilaksanakan secara simultan dengan RKPD perubahan tahun 2020.

“Untuk itu, Kepala BPKAD perlu segera berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar menyempurnakan indikator-indikator sasaran RKPD 2021 dan mempercepat realisasi pelaksanaan dan penyerapan anggaran tahun 2020, khususnya perangkat daerah yang capaiannya masih rendah, agar penyerapan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun,” tandas Bupati.

Sedangkan Kepada Staff Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Bupati menekankan bahwa, saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor tengah fokus pada upaya menangani covid-19 dan melakukan pemulihan ekonomi secara paralel.

“Saya ingin ada aksi ataupun ide kreatif dan inovatif yang dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi di Kabupaten Bogor,” pinta Ade Yasin.

“Dalam situasi pandemi covid-19, lanjutnya, Pejabat Fungsional Dokter Ahli Utama agar lebih banyak berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tempat bertugas, terutama dalam kaitannya dengan akses pelayanan kesehatan yaitu pemerataan akses, standarisasi layanan, penguatan sistem rujukan, serta pelibatan pemangku kepentingan dan lintas sektor dalam penyelenggaraan program kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dan terwujudnya Karsa Bogor Sehat,” pungkas Ade Yasin.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan