7 Pengedar dan Pembuat Upal Dibekuk Polisi | Portal Berita Bogor

7 Pengedar dan Pembuat Upal Dibekuk Polisi

 

BOGOR, BogorBagus.com – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor berhasil mengungkap jaringan sindikan pengedar dan pembuat uang palsu. 7 (tujuh) orang Tersangka berhasil dibekuk dan ratusan juta rupiah uang palsu dan uang dollar yang hendak beredar berhasil di amankan.

Kapolres Bogor dalam konferensi persnya mengatakan, kami telah berhasil mengungkap jaringan kasus peredaran uang palsu dengan menangkap 7 orang Tersangka dan barang bukti, berupa uang palsu yang akan diedarkan berupa pecahan Rp100.000,- sebanyak Rp357.900.000. Uang palsu pecahan $100 sebanyak 89 lembar, 15 lembar bahan uang palsu $, 1 buah printer, 1 buah mesin pencetak uang, bahan-bahan pewarna buat upal.

“Awalnya para pelaku ini kami tangkap di daerah Cilebut Sukaraja, kemudian kami lakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku lainnya di wilayah Pabuaran Residen Kota Tanngerang TKP pembuatan Upal,” ungkap Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, Rabu (8/7/2020).

Ketujuh pelaku, di antaranya masing masing berinisial AKR (Pria/50) tahun, RS alias C (Pria/43) tahun, RF (Wanita/48) tahun, DS (Pria/34) tahun, SP (Pria/51) tahun, ESR (Wanita/47) tahun, dan NPN (Wanita/55) tahun.

Dikatakan oleh Kapolres Bogor, uang palsu yang diproduksi oleh para pelaku ini belum sempat diedarkan. Jadi para pelaku ini memproduksi lebih dahulu kemudian menawarkan kepada calon pelaku pengedar uang palsu lainnya.

“Tentunya para Pelaku ini memanfaatkan situasi moment Pandemik Covid-19, namun kami berhasil menangkap lebih dulu sehingga uang palsu tidak sempat beredar khususnya di wilayah Kabupaten Bogor,” tutur AKBP Roland Ronaldy.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 36 ayat (3) juncto Pasal 26 Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman pidana penjara diatas 10 tahun dan pidana denda paling banyak 10 miliar rupiah.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan