Tolak Intoleransi dan Inkonstitusional GCI Bersama Aktivis ’90 Suarakan Positif Power | Portal Berita Bogor

Tolak Intoleransi dan Inkonstitusional GCI Bersama Aktivis ’90 Suarakan Positif Power

 

JAKARTA|BogorBagus.com – Menyikapi situasi pasca Pemilu 2019, sejumlah Aktivis ’90 an (ex. terduga makar-red) bersama Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Cinta Indonesia (GCI), menyuarakan Positif power dengan tujuan mempersatukan bangsa yang terpecah pasca Pemilu serentak.

“Kita sebagai generasi milenial, sebagai penerus bangsa, sudah saatnya kita berani mengambil sikap, menentang dengan keras adanya intoleransi dan inkonstitusional demi kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”.

Seruan positif power itu, disampaikan Ginka Febriyanti Br Ginting, Ketua Gerakan Cinta Indonesia (GCI) dalam sambutannya di acara seminar kebangsaan yang bertajuk “Merajut Kebhinekaan Pasca Pemilu 2019” di Jakarta, Rabu (12/6/019).

Acara seminar kebangsaan menghadirkan 4 pembicara. Di mana tiga orang merupakan mantan aktivis di era ’90 an. Ke empat pembicara tersebut di antaranya:
1. Irwansyah, Sekjen DPN BASARMAS (Barisan Santri, Aktivis dan Mahasiswa).
2. Andre Said, Wasekjen Perkumpulan Gerakan Kebangsaan.
3. Richard Achmad, Ketua Umum Jakmania 2014 – 2017.
4. Zainudin Arsyad, Ketua umum Pemuda bumi Putera Nusantara.

Di hadapan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta, para pembicara memiliki penilaian sama bahwa Pemilu 2019 merupakan pemilu serentak paling luar biasa yang telah berlangsung aman.

Pemilu melahirkan adanya perbedaan berkepanjangan dan cenderung memecah masyarakat.

Melihat situasi ini, seluruh narasumber mengingatkan mahasiswa dan kaum milenial untuk tidak mudah terprovokasi, terutama mengenai penyebaran informasi di Media sosial (Medsos). Pasalnya pemilu 2019 ini semakin panas justru karena maraknya berita bohong atau hoax.

Sebaiknya, menurut para narasumber, mahasiswa dan kaum milenial harus tampil sebagai pemersatu bangsa melalui gerakan positif power yang intinya, mengajak masyarakat untuk kembali bersatu sekalipun berbeda pilihan dalam pemilu. (Red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan