Publikasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor | Portal Berita Bogor

Publikasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor

 

KABUPATEN BOGOR|BogorBagus.com.

Bupati Bogor Sidak Satpol PP Kabupaten Bogor

Selesai liburan panjang Idul Fitri 1440 H, bagi Aparatur Sipil Negara diwajibkan masuk kerja pada hari Senin, tanggal 10 Juni 2019 kecuali bagi pegawai yang mengambil cuti dan atau berhalangan sakit. Bupati Bogor melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Peraturan Bupati Bogor Nomor 32 Tahun 2006 tentang Penetapan Hari dan Jam Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Peraturan Nomor 30 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Disiplin Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bupati sebelum melakukan sidak ke dinas-dinas lainnya yang pertama disidak adalah Satpol PP Kabupaten Bogor dikarenakan Bupati mengingingkan Satpol PP sebagai garda terdepan dalam penegakan peraturan. Sehingga harus memberikan contoh teladan dalam kinerja dan disiplin waktu maupun keserasian seragam pakaian kerja bagi dinas-dinas lainnya, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Bogor.

Bupati sidak pukul 08.30 WIB dengan mengumpulkan seluruh pegawai Satpol PP Kabupaten Bogor di halaman kantor Satpol PP dan memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bogor Drs. Dadang Irfan, M.Si untuk melakukan absensi satu persatu terhadap pegawai Satpol PP Kabupaten Bogor.

Setelah itu, Bupati memerintahkan seluruh pegawai Satpol PP untuk memasuki ruangan aula Satpol PP untuk melaksanakan tes urine dengan penyelenggara oleh Badan Nasional Narkotika Kabupaten Bogor dan Bupati mengawasi langsung pelaksanaan tes urine dan melihat hasil tes tersebut.

Bupati berharap dalam pelaksanaan sidak disertai tes urine bagi Satpol PP agar Satpol PP bersih dari penggunaan bahan zat adiktif/obat yang dilarang penggunaannya secara umum atau minuman keras karena Satpol PP sering dan merupakan tupoksinya dalam razia minuman keras (miras). Dan Satpol PP selalu melibatkan instansi Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bogor (BNNK) dan Polres Bogor dalam pelaksanaan razia miras/tempat hiburan malam (THM). Maka dari itu Bupati mengharapkan Satpol PP dalam menegakkan peraturan harus bersih dahulu baru menindak pelaku dan penjual miras.

Satpol PP Kabupaten Bogor Operasi Yustisi, Miras dan Penegakan Aparatur Disiplin

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Peraturan Bupati Bogor Nomor 32 Tahun 2006 tentang Penetapan Hari dan Jam Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Peraturan Bupati Bogor Nomor 30 Tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Disiplin Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Petugas Tindak Internal (PTI) pada Bidang Pembinaan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor, PPNS pada Bidang Penegakan Perda beserta tim monitoring, Sub Bagian Prolap pada Sekretariat Satpol PP Kabupaten Bogor, melaksanakan Penyelenggaraan Penegakan Disiplin Aparatur Daerah (PDAP) di wilayah Kecamatan Cibinong (11/6/19) dengan beberapa titik sasaran; Cibinong City Mall, Superindo, Mall Robinson, Mall Ramayana, Pasar Cibinong, Terminal Cibinong dan Rumah Makan Anyoh.

Dari hasil kegiatan Penegakan Disiplin Aparatur Daerah (PDAP) ditemukan pegawai yang melanggar pada jam kerja yaitu makan di restoran anyoh pada waktu jam kerja, pegawai yang kena di razia berasal dari PUPR Kabupaten Bogor dan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

Dalam kegiatan Penyelenggaraan Penegakan Disiplin Aparatur Daerah (PDAP), dilaksanakan juga kegiatan operasi yustisi dan sekaligus operasi miras ini berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Ketentraman Umum.

Pada kegiatan operasi yustisi sasaran terhadap pemudik yang datang ke Kabupaten Bogor di terminal Cibinong dan operasi miras sasarannya di warung-warung di sekitar terminal Cibinong, Satpol PP Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Disdukcapil Kabupaten Bogor dan Polres Bogor.

Pendataan Bangunan Liar (Bangli) Kandang Roda – Fly Over Tol Sentul

Satpol PP Kabupaten Bogor dalam hal ini Bidang Penegakan Perda dan Bidang Tibum, melaksanakan pendataan bangunan liar (12/6/19) yang dimulai dari kandang roda pembangunan jalan raya Bogor – Jakarta tepatnya di Kali baru sampai arah fly over tol Sentul.

Hasil kegiatan pendataan Bangli ditemukan rata-rata bangunan semi permanen dan total berjumlah 37 bangunan liar.

Pendataan ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bangunan liar, mengetahui identitas penghuni bangli apakah warga resmi kabupaten Bogor atau bukan dan jumlah penghuni tiap bangunan liar tersebut.

Operasi Yustisi di Penginapan Kontrakan/Losmen

Satpol PP Kabupaten Bogor dalam hal ini Bidang Ketertiban Umum dan Bidang Penegakan Perda, menggelar razia penyakit masyarakat ke sejumlah penginapan atau kontrakan di wilayah Kabupaten Bogor tepatnya du kecamatan Babakan Madang (13/6/19). Dari beberapa penginapan yang disisir, petugas mendapati sejumlah pasangan di dalam satu kamar hotel/penginapan. Di saat dimintai identitas terhadap setiap orang yang dirazia, ternyata mereka tidak memiliki identitas yang menunjukan status sebagai pasangan suami istri.

Dari hasil kegiatan tersebut, terdapat 4 pasangan dan dibawa ke Mako Satpol PP Kabupaten Bogor untuk dibuatkan berita acara atau surat pernyataan, sebelum menandatangani surat pernyataan mereka diberi pembinaan oleh Kabid Pembinaan Agus Suyatna di aula Satpol PP Kabupaten Bogor.

4 pasangan tersebut menandatangani surat pernyataan, dalam surat pernyataan tertulis bahwa tidak akan mengulangi perbuatan serupa dan jika suatu saat tertangkap lagi dengan perbuatan serupa, maka akan diserahkan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. (Adv/Lekat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan