Pilkades Serentak Kabupaten Bogor Segera Digelar, Ade Yasin Minta Prokes Tetap Dijalankan | Portal Berita Bogor

Pilkades Serentak Kabupaten Bogor Segera Digelar, Ade Yasin Minta Prokes Tetap Dijalankan

 

BOGOR, BogorBagus – Bupati Bogor, Ade Yasin menekankan bahwa dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akan digelar secara serentak di 88 Desa dari 34 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor harus memenuhi protokol kesehatan (Prokes), seperti melakukan penyemprotan disinfektan sebelum pelaksanaan pemungutan suara, menyediakan peralatan kesehatan, menjaga jarak tempat duduk hak pilih di ruang tunggu TPS 1-2 meter dan diberi tanda.

Hal itu disampaikan Ade Yasin saat memimpin Rapat Evaluasi Persiapan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bogor yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Desember dengan Forkopimda Kabupaten Bogor, di Ruang Serbaguna 1 Setda, Kabupaten Bogor, Rabu (16/12/2020).

“Bupati juga meminta sebelum Pilkades dilaksanakan petugas TPS harus dirapid test, dan saat pelaksanaan harus terus tetap melaksanakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Untuk para camat standby di kecamatan dan terus mengawal prokes termasuk alat  prokes sudah harus siap,” pintanya.

Bupati juga berharap pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Bogor berjalan lancar dan saat pelaksanaan Pilkades pada tanggal 20 Desember mendatang tidak ada kerumunan massa yang dapat menjadikan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara Kepala DPMD, Renaldi Yushab mengatakan bahwa pelaksanaan tahapan Pilkades sudah sesuai timeline yang disusun, ada beberapa perubahan terkait dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6698/SJ Tanggal 10 Desember 2020  Tentang Jumlah Pemilih di TPS PILKADES Serentak di Era Pandemi Covid-19, yaitu 1 TPS dibatasi maksimal 500 pemilih, sehingga jumlah TPS bertambah dari 703 menjadi 1.614, dengan jumlah hak pilih sesuai DPT sebanyak 753.798 hak pilih.

“Selanjutnya dari hasil diskusi dapat disimpulkan bahwa semua pihak harus mampu mengatasi dan menjaga untuk memastikan jangan sampai terjadi kerumunan baik saat kampanye, pencoblosan dan penghitungan suara, penerapan SOP pada saat Pilkada Serentak di berbagai daerah, bisa menjadi contoh dan bahan antisipasi untuk Pilkades nanti,” urainya.

“Sedangkan yang terakhir, lanjut Kadis DPMD, keberhasilan pelaksanaan Pilkades saat pandemi ditentukan oleh 3 hal, yaitu ketersediaan APD untuk penyelenggara dan pemilih, pengaturan waktu kedatangan pemilih serta konsistensi aparat menegakkan aturan,” tandasnya. (broolek)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan