Kapolda Jabar Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Curas dan Curanmor | Portal Berita Bogor

Kapolda Jabar Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Curas dan Curanmor

Kapolda Jabar Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Curas dan Curanmor

Bandung, Jabar-BogorBagus.com.

Kepolisian Daerah Jawa Barat yang dipimpin langsung Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, menggelar Konferensi Pers terkait Pengungkapan Kasus Curas dan Curanmor serta Penyerahan Sepeda Motor Kepada Pemiliknya, yang dilaksanakan di Mako Polres Indramayu, Selasa (04/12/2018).

Dalam Konferensi Pers tersebut, Kapolda Jabar, menyatakan bahwa dalam waktu 1 (satu) Bulan telah berhasil menangkap 24 orang tersangka yang terdiri dari 5 tersangka Curas, 19 tersangka  Curanmor, dan menyita 312 unit kendaraan sepeda motor hasil kejahatan yang diperoleh dari Pengungkapan Kasus Curas, Curanmor dan Razia. Dengan rincian sbb :
a. 40 unit kendaraan sepeda motor teridentifikasi dan ada pemiliknya.
b. 94 unit sepeda motor teridentifikasi namun belum ada pemiliknya.
c. 178 unit sepeda motor tidak teridentifikasi /tidak standar.

Mengenai kasus pencurian dengan kekerasan tersebut, Para pelaku/tersangka berhasil ditangkap, diantaranya sebagai berikut :
1. SP Alias Dobil, Indramayu (35) tahun, (Residivis 18 kali).
2. IB alias Bangbing, Indramayu (20) tahun, (Residivis 12 kali).
3. TD alias Carwan aliias Paat Bin (Alm) Husen, Subang (44) tahun, (Residivist 8 kali).
4. ID. Alias Mad Bin Sayidi, Indramayu (20) tahun, (Residivis 9 kali).
5. SKNO Alias Egeg Bin (alm) Kadri, Indramayu (25) tahun, (Residivis 5 kali).

Menurut Kapolda Jabar, dalam melaksanakan aksinya, Pelaku memepet korban menggunakan kekerasan dan ancaman kekerasan dengan alat Senpi Rakitan/Air Softgun/senjata tajam untuk melukai korban serta mengambil sepeda motor milik korban.

“Selain itu pelaku menggunakan kekerasan dan mengancam untuk melukai korban serta mengambil barang-barang milik korban,” ungkap Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si.

Adapun barang bukti yang berhasil didapat dari tindak pidana pencurian dengan kekerasan yaitu berupa senjata api rakitan 2 pucuk, air soft gun 11 pucuk, senjata tajam jenis go;ok/parang 13 bilah, senjata tajam jenis samurai 2 bilah, senjata tajam jenis clurit 5 bilah. Dari perbuatan yang dilakukan oleh para tersangka tersebut dikenai Pasal 365 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun penjara.

Sedangkan untuk kasus pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor didapat nama-nama pelaku/tersangka sebagai berikut :
1. KS alias Aping Bin DRKM, Indramayu (36) tahun, (Residivist 12 kali).
2. SN alias Sonex Bin M. JML, Indramayu (21) tahun, (Curanmor 21 kali).
3. DN SH  Bin SN, Indramayu (24) tahun (Curanmor 14 kali).
4. UTG, Indramayu (37) tahun, (Residivist Curanmor 50 kali).
5. SKRM alias Karma alias Ucok Bin (Alm) Daspan, Indramayu (52) tahun, (Residivist, 17 kali)
6. MLYD alias Wowo Bin Karmita, Indramayu (33) tahun, (Residivist Curanmor 15 kali).
7. ERLG Alias Unyun Bin AB, Indramayu (33) tahun, (Curanmor  9 kali).
8. NR AKMD alias Amad Bin (Alm) Tarsip, Indramayu (44) tahun, (Curanmor 11 kali).
9. SRD. Bin Subita, Indramayu (44) tahun, (Penadah, 14 kali).

Dalam melaksanakan aksinya pelaku curat dan curanmor merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci palsu berupa kunci leter “T”,  kunci leter “L” dan mata kunci. Dari perbuatan para tersangka didapat barang bukti berupa . Kunci Leter “T” 12 set, Kunci Leter “L” 7 set, Mata Kunci “T” dan “L” 34 buah.

Atas perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku/tersangka curanmor, Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun penjara.
(Lekat/Humas Polda Jabar)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan