Gerakan Tanam Cabe Solusi Kenaikan Harga Cabe | Portal Berita Bogor

Gerakan Tanam Cabe Solusi Kenaikan Harga Cabe

Gerakan Tanam Cabe Solusi Kenaikan Harga Cabe.

Ciawi – BogorBagus.Com.

Bertempat di Jalan Bendungan Komplek Kampus Pertanian Desa Bendungan Kecamatan Ciawi Bogor. Gerakan Tanam Cabe (Gertancabe), Heri Sulianto Kepala Pusat Pelatihan Managemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, ketika diwawancara memaparkan,” fenomena pangan, sangat mencengangkan, dan mendesak muncul dari cabe, untungnya bukan bahan pangan pokok tapi tetap saja kenaikan harga cabe ini perlu di tangani, tingginya harga cabe
beberapa bulan terakhir mengalami kenaikan sehingga cukup mengganggu dan ikut mendorong inflasi” ungkapnya, Jum’at (31/03).IMG-20170331-WA0019

Begitupun statemen Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman pada Pencanangan Gerakan Nasional Penanaman 50 Juta Pohon Cabai (Gertamcabe) di Pekarangan, di Lapangan Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong Depok, Selasa, 22 November 2016 lalu.

Gerakan Tanam Cabe yang digagas oleh Menteri Pertanian beberapa waktu lalu tersebut mulai menuai hasil, beberapa UPT sudah melakukan Gertamcabe, demikian juga PPMKP Ciawi salah satu UPT kediklatan sudah ikut berkiprah dalam Gerakan Tanam Cabe melalui program “satu kepala dua puluh pohon”, gerakan ini selain mengajak kepada setiap pegawai, juga ikut Karangtaruna.
PKK tingkat Desa Bendungan, anak-anak sekolah tingkat menengah dan sekitar 250 KK yang ada disekitar kampus PPMKP Ciawi ikut serta dalam Gertamcabe ini.
Gerakan tersebut merupakan upaya untuk mengajak masyarakat menanam cabe agar dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya sendiri, sehingga saat harga cabe naik, tidak ada kekhawatiran.

Untuk menyukseskan gerakan tersebut, Kapus PPMKP akan memberikan bibit siap tanam sebanyak 10.000 pohon kepada para pegawai dan masyarakat sekitar kanpus. Hal ini karena didasari pemikiran bahwa Program Gertamcabe memerlukan bantuan elemen masyarakat terutama tenaga potensial dan sekaligus sebagai upaya regenerasi petani. Dapat kita bayangkan kalau semua pegawai dan masyarakat sekitar kampus menanam 20 batang pohon per rumah tangga, hasilnya dapat dibayangkan berapa yang akan diperoleh.
IMG-20170331-WA0022

Lebih lanjut Heri Sulianto memaparkan, “kita tentu berharap gerakan nasional yang dicanangkan Bapak Menteri dapat menjadi inspirasi bagi seluruh komponen masyarakat, untuk bersama-sama mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur, lahan pekarangan, dan sebagainya. Ini barangkali cara yang sederhana untuk menyelesaikan harga cabe. PPMKP UPT berharap program ini dapat dilaksanakan dan bersenergi dengan seluruh komponen dan elemen masyarakat, berkesenimbungan hingga mampu meringankan ekonomi masyarakat dan mampu menstabil kan harga cabe nasional”pungkasnya. (eko)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan