Gerakan Nya’ah ka Kolot Bangkitkan Nilai-nilai Kearifan Sosial Bagi Lansia | Portal Berita Bogor

Gerakan Nya’ah ka Kolot Bangkitkan Nilai-nilai Kearifan Sosial Bagi Lansia

Gerakan Nya’ah ka Kolot Bangkitkan Nilai-nilai Kearifan Sosial Bagi Lansia
Gerakan Nya’ah ka Kolot Bangkitkan Nilai-nilai Kearifan Sosial Bagi Lansia

CIBINONG, BOGOR – BogorBagus.com.

Bila kita menyimak pribahasa “Kasih Sayang Ibu Sepanjang Masa, Kasih Sayang Anak Sepanjang Galah” yang memiliki arti kasih sayang seorang ibu kepada anaknya itu seumur hidupnya, sedangkan kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya tidak sebanding dengan pengorbanan orang tua.

Orang tua di masa tuanya seharusnya mendapatkan perhatian dan kasih sayang serta perlindungan dari sang anaknya, akan tetapi yang terjadi ada sebagian orang tua yang kurang beruntung, mengalami keterlantaran dan disia-siakan atau dengan sengaja ditelantarkan oleh anaknya. Kondisi demikian sungguh memprihatinkan.

Dengan masih banyak ditemukannya kasus-kasus orang tua lansia yang mengalami keterlantaran di Indonesia pada umumnya, dan khususnya yang terjadi di Kabupaten Bogor mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor membuat program “Gerakan Nya’ah ka Kolot”.

“Gerakan Nya’ah ka Kolot ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi anak yang memiliki orang tua yang sudah lansia tentang bagaimana caranya menyayangi, melindungi dan memberikan kehidupan yang layak terhadap orang tuanya jangan sampai orang tuanya disia-siakan”.

Hal ini diungkapkan, R. Eti Haryati, Kepala seksie (Kasie) Anak dan Lansia pada Bidang Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinsos Kabupaten Bogor saat ditemui BogorBagus.com (BBc) di ruang kerjanya, Rabu (11/7/2018).

Lebih lanjut Eti menambahkan, program Gerakan Nya’ah ka Kolot ini dimulai dengan melakukan Sosialisasi yang telah kami laksanakan di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

“Dengan peserta yang dilibatkan adalah para kader Pekerja Sosial Masyarakat (PSM, kader PKK, Poswindu serta para anak yang memiliki orang tua yang sudah lansia,” paparnya.

Sementara, Dian Mulyadiansyah, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Bogor menjelaskan dengan program Gerakan Nya’ah ka Kolot ini sebagai upaya untuk membangkitkan nilai-nilai kearifan sosial dengan menggerakkan ketahanan sosial masyarakat, khususnya para keluarga yang masih dianugerahi orang tua untuk menjaga dan menyayangi orang tuanya.

“Dikarenakan saat ini ada kecendrungan anak-anak sudah mulai sibuk dengan kehidupannya, sehingga banyak orang tuanya mengalami keterlantaran atau tidak terperhatikan baik langsung maupun tidak langsung,” ucap Dian.

“Bahkan ada kecenderungan semakin membedakan para Lansia ini dititipkan di Panti-panti Werdha atau Jompo untuk mengisi hari-hari kosongnya,” sambungnya.

Di akhir pembicaraan, Dian berharap dengan adanya program Gerakan Nyaah Ka Kolot dapat mengembalikan peranan keluarga dan masyarakat dalam menjaga dan menghormati serta menyayangi kaum lansia. “Karena harus diingat Kita pun kelak akan menjadi tua,” tandasnya. (Lekat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan