FP2D : Duga Aktifitas Penambangan Pasir Besi “ILLEGAL” Segera Dihentikan | Portal Berita Bogor

FP2D : Duga Aktifitas Penambangan Pasir Besi “ILLEGAL” Segera Dihentikan

FP2D : Duga Aktifitas Penambangan Pasir Besi “ILLEGAL” Segera Dihentikan

Lombok, NTB — BogorBagus.com

Aksi penolakan penambangan pasir besi PT AMG (Anugrah Mitra Graha) oleh DPP FP2D (Forum Pengembangan dan Pemerataan Pembangunan Daerah) bersama puluhan aktivis berlangsung tegang. Dengan meminta Dinas ESDM NTB bertanggung jawab atas aktivitas tanpa izin yang dilakukan perusahaan.

Hal tersebut disampaikan, Mustafa dan korlap Hendrawan dalam orasinya, pada hari Rabu (30/5/2018) siang.

Menurut Mustafa, Ketua DPP FP2D bahwa aktivitas tambang itu liar, menyengsarakan rakyat, mengabaikan proses investasi dan perizinan bahkan ilegal. “Hal ini menyakitkan masyarakat, merugikan masyarakat jadi harus dihentikan” ungkap aktivis Unram ini.

Hal senada juga diungkapkan Hendrawan meskipun sudah dilakukan pendekatan namun pihak tambang ngotot beroperasi dan dengan leluasa mengangkut hasil illegalnya ke kapal tongkang. ” Kami dengan tegas minta aparat mengusut siapapun terlibat, ” ujarnya.

Setelah melakukan orasi sekian lama para pendemo diterima oleh kadis ESDM yang sebelumnya para aktivis dijemput Sekdis ESDM
Sempat terjadi ketegangan karena kordum aksi Zulkipli meminta Sekdis menjelaskan saja kepada para aktivis dasar hukumnya. ” Kalau bapak yakin dan pernah memberi mereka izin menyedot silahkan turun dan jelaskan dihadapan masyarakat dan Pemkab Lotim yang tidak tahu menahu izin tambang yang bapak keluarkan,” protesnya.

Akhirnya korlap dan sebagian peserta masuk menerima penjelasan kadis ESDM Muhammad Husni mengatakan, ” sabar dulu ini khan bulan puasa, jangan Marah – marah. Saya juga bisa marah. Memang benar bahwa aktivitas itu illegal karena aktivitas tambang saat ini bukan sesuai rencana kerja PT AMG pada tahun ini,” terang Husni.

Hal ini disambut gembira pendemo namun ternyata dikalangan aparat tidak bisa menghentikan aktivitas pertambangan. Bahkan sampai berita diturunkan armada pengangkut pasir distockfule kayangan masih beroperasi dan melanjutkan pengangkutan.
Zulkifli Kordum mengatakan, “kami kecewa sempat hubungi syabandar akan tetapi masih mengizinkan kapal tongkang pengangkut pasir dasar. Dan Syahbandar pelabuhan kayangan suharmadji bahwa itu tongkang diorder oleh AMG,” terang kordum Zulkipli.

Menurut korlap aksi Hendrawan, “Bahwa polres dan Polda bisa bergerak cepat menghentikan aktivitas non prosedural itu bila perlu melibatkan pemerintah provinsi , Pemkab dan aparat keamanan, pungkasnya. (Lekat/Fito)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan