Digilir 8 Pria, Siswi SMK Alami Depresi dan Akhirnya Meninggal Dunia | Portal Berita Bogor

Digilir 8 Pria, Siswi SMK Alami Depresi dan Akhirnya Meninggal Dunia

Digilir 8 Pria, Siswi SMK Alami Depresi dan Akhirnya Meninggal Dunia
Digilir 8 Pria, Siswi SMK Alami Depresi dan Akhirnya Meninggal Dunia

Cibinong, Bogor – BogorBagus.com.

Unit PPA Polres Bogor berhasil mengamankan 7 orang pelaku tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur yang terjadi pada hari Selasa, tanggal 3 Juli 2018 beberapa waktu lalu di sebuah rumah kosong yang berlokasi di Kampung Nyangkokot RT 01/RW 05, Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Ke 7 pelaku berhasil diamankan diantaranya berinisial ISH (15), ARN (14), MR (18), MDF (20), RS (22), N (22), A (22) sedangkan 1 (satu) orang sedang dalam pencarian (DPO).

Sementara korban FN (16) tahun merupakan Siswi salah satu sekolah SMK di Kecamatan Citeureup, yang merupakan warga Gunung Putri Selatan, RT 02/RW 07, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Diketahui pasca kejadian tersebut, Korban mengalami sakit selama lebih kurang seminggu, dan kemudian meninggal dunia diduga akibat depresi dan gangguan psikis

Kapolres Bogor, AKBP Andi M. Dicky dalam keterangannya mengungkapkan, kejadian, berawal pada hari Selasa (3/7/2018) Pelaku yang berinisial (ISH), menjemput korban ditemani dengan (AR), di dekat rel kereta Citeureup yang sebelumnya sudah janjian ketemuan dengan korban sekira pukul 21.00 wib. Via Whatsapp.

“Setelah menjemput korban, lalu mampir kerumah temannya yang berinisial (H) sehingga bertiga di motor tersebut dengan membawa korban ke tempat tongkrongan/warung di Citeureup. Beberapa menit kemudian korban dibawa ke rumah kosong di Citeureup Bogor, dan dirumah kosong tersebut sudah ada 3 teman lainnya yakni (MDF), (MR), (S),” ujarnya.

“Dan dirumah kosong tersebut, korban disetubuhi secara bergiliran oleh ke 6 orang pelaku. Pada saat itu datanglah 2 teman lainnya yang berinisial (N), (RS), dan langsung menghampiri korban dengan melakukan perbuatan cabul meraba bagian tubuhnya. Setelah itu korban diantar pulang,” sambung Kapolres Bogor.

Para pelaku berikut Barang Bukti (BB) berupa 1 (satu) lembar karpet warna merah, 1 (satu) buah celana panjang warna cokelat muda, 1 (satu) buah celana dalam warna merah muda, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Scoopy warna hijau biru kuning dengan No. Pol – F 573 – NJ, 1 (satu) buah HP Xiaomi warna emas/gold, berikut kartu perdana diamankan di Mapolres Bogor guna kepentingan proses Penyidikan lebih lanjut.

Tindak Pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 dan 82 UU No. 35 tahun 2014 perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, Pelaku diancam pidana paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 5 (lima) tahun penjara. (Lekat).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan