Jurnalis Bogor Alami Perbuatan Tidak Menyenangkan dilakukan Oknum Anggota Polsek Cileungsi Polres Bogor | Portal Berita Bogor

Jurnalis Bogor Alami Perbuatan Tidak Menyenangkan dilakukan Oknum Anggota Polsek Cileungsi Polres Bogor

Jurnalis Bogor Alami Perbuatan Tidak Menyenangkan dilakukan Oknum Anggota Polsek Cileungsi Polres Bogor

Cileungsi – Bogorbagus.com.

Tindakan tidak menyenangkan bahkan hingga kekerasan, terhadap Wartawan (Jurnalis) kembali terjadi. Hal tersebut di alami oleh dua Wartawan dari Media elektronik (Online) dan Media cyber online di Kabupaten Bogor, yang diusir oleh oknum Petugas Piket Kepolisian (SPK) Polsek Cileungsi, Polres Bogor.

Adalah Yudhi Ramadhany jurnalis zonapantau.com dan Edi Junaedi kontributor MGS TV (Megaswara) yang menjadi korban tidak menyenangkan dengan tindakan pengusiran dari salah satu oknum petugas SPK berpangkat Bripka, saat berada diruang tunggu Mapolsek Cileungsi.

Berawal dengan informasi penangkapan sejumlah pelaku pencurian kabel. Saat itu, pada hari Kamis sore (14/12/2017) pukul 16.43 WIB, 5 awak media yang hendak mengkonfirmasi ke Kapolsek dan diminta untuk menunggu sebentar. Namun, diwaktu bersamaan dua diantara lima wartawan terersebut melihat ada sekelompok pelajar yang diamankan karna membawa sajam berupa clurit dan kopel diduga akan melakukan tawuran.

“Saat itu kami hanya menunggu Kapolseknya. Tapi karna bersamaan kami menunggu melihat ada sekelompok pelajar yang diamankan, jadi kami lihat-lihat saja. eh malah diusir. Petugas itu melotot dan melontarkan nada tinggi, hei jangan disitu !! itu area terlarang,” kisah Yudhi.

Sontak, dari nada keras petugas spk tersebut, membuat keduanya kecewa, dengan balas kata “pak, saya cuma melihat saja bukan ambil gambar”. Meski demikian oknum petugas polisi tetap mengeluarkan nada kasar “disini gak boleh lihat-lihat”.

“Saya sudah jelaskan, kalau kita tidak ada niat ambil gambar. Dan saat itu juga kita sudah buat janji dengan kapolseknya, hanya ingin mengkonfirmasi penangkapan pelaku pencurian kabel. Tetap saja dia (oknum spk) itu ngotot dan suruh kita keluar,” tambah Edi.

Soal ini, Kapolsek Cileungsi Kompol Asep Fajar mengatakan, hal wajar bila anak buahnya berlaku demikian, karena berkaitan dengan profesionalisme tugasnya. Namun tetap tidak dibenarkan jika anak buahnya melakukan pengusiran.

“Ya mungkin itu bentuk Profesionalisme tugas. Tapi siapapun yang dihadapi tetap harus ada cara halus. Kalau main usir ya tidak benar. Coba nanti kita pertemukan,” kata Asep saat di konfirmasi via pesan singkat (Whatsapp), Senin (18/12).

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya Didin mengatakan, “Kami sangat menyayangkan sikap aparat Kepolisian akan hal tersebut, bukannya kami juga sangat bersinergi dengan pihak kepolisian (Polres Bogor), dalam waktu dekat saya inginkan bertemu dengan Kapolsek Cileungsi, apa hal yang melatarbelakangi kejadian tersebut,” ungkapnya. (Didin-Wo/zp)

CoinBulb

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan